JAUHI PERBUATAN SIA-SIA SAAT PUASA

 JAUHI PERBUATAN SIA-SIA SAAT PUASA!

Dari Abu Hurairah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda.

‎لَيْسَ الصِّيَامِ مِنَ الْأَكْلِ الشَّرَابِ، إِنَّمَا الصِّيَامُ مِنَ الّغْوِ وَالرَّفَتِ، فَإِنْ شَابَكَ أِحَدٌ أَوْ جَهَلَ عَلَيْكَ فَقُلْ : إِنّي صَا ئِمٌ، إِنِّي صَاءِمٌ



“Puasa bukanlah dari makan, minum (semata), tetapi puasa itu menahan diri dari perbuatan sia-sia dan keji. Jika ada orang yang mencelamu, katakanlah : Aku sedang puasa, aku sedang puasa”
(HR. Ibnu Khuzaimah 1996, Al-Hakim 1/430-431)

Dalam hadits tersebut kita dapat mengambil pelajaran bahwasanya sepantasnya untuk orang yang berpuasa itu memahami hakikat yang mesti ia lakukan ketika sedang berpuasa, yaitu bukan sekedar menahan makan dan minum akan tetapi perlu menahan dari perbuatan sia-sia dan keji. Dan yang termasuk dari perbuatan sia-sia itulah yang banyak dilakukan oleh sebagian pemuda di negeri ini yaitu mereka banyak menghabiskan waktunya ketika sedang berpuasa dengan hanya bermain game lewat hp,laptop, ataupun playstation padahal itulah yang dimaksud dari perbuatan sia-sia yang sama sekali tak memberikan manfaat dengan menghasilkan pahala di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.

Maka sepantasnya kita untuk menyadari kekeliruan tersebut dengan bersegera meninggalkannya kemudian menggantinya dengan melakukan perbuatan-perbuatan yang bermanfaat yaitu menghasilkan pahala di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala, seperti memperbanyak membaca Al-Qur'an yang dimana kita akan mendapatkan keberkahan di bulan ramadhan dengan membaca Al-Qur'an yang merupakan kitab yang diturunkan oleh Allah di bulan yang mulia yaitu bulan ramadhan ini melalui malaikat yang mulia kepada rasul yang paling mulia di malam yang paling mulia yaitu malam lailatul qadr. Jadi hendaknyalah kita bersemangat untuk membaca dan mentadabburi Al-Qur'anul Karim.

Coba bayangkan jika waktu bermain game tersebut kita menggantinya dengan waktu untuk membaca dan mentadabburi Al-Qur'an maka sudah pasti insya Allah kita bisa mengkhatamkan Al-Qur'an bahkan beberapa kali dalam bulan ramadhan ini.

Sadarlah!  bersegeralah mengganti kebiasaan buruk tersebut. Sebab tidakkah kita sadari bahwa ramadhan sebentar lagi akan pergi meninggalkan kita? Sungguh merugi jikalau kita ditinggalkan ramadhan dalam keadaan kita tak memiliki amalan yang senantiasa kita kerjakan agar menjadi bekal untuk kita berjumpa dengan Allah Subhanahu wa ta'ala kelak.

Dan telah tegas dalam hadits Rasulullahu shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

‎رُبَّ صَائِمٍ حَظُّهُ مِنْ صِيَامِهِ الجُوْعُ وَالعَطَشُ

“Betapa banyak orang yang berpuasa namun dia tidak mendapatkan dari puasanya tersebut kecuali hanyalah rasa lapar dan dahaga.”
(Shohih At Targib wa At Tarhib no. 1084)

Maka dari itu jangan sampai kita termasuk yang beliau shallallahu'alaihi wa sallam sebutkan yaitu berpuasa namun hanya sekedar menahan lapar dan minum, yang dimana puasa tersebut tak mendapatkan pahala apa-apa di sisi Allah Subhanahu wa ta'ala.

Wallahu A'lam bishawab..
Wallahul Musta'an..
Semoga Allah memberikan taufiq dan hidayahNya kepada kita semua..

- TELEGRAM PELAJAR SUNNAH -

0 Response to " JAUHI PERBUATAN SIA-SIA SAAT PUASA"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel