MENGERJAKAN PERINTAH & MENINGGALKAN LARANGAN

MENGERJAKAN PERINTAH & MENINGGALKAN LARANGAN



Mengerjakan perintah agama itu terkait kemampuan. Karenanya haji tidak wajib bagi yang tidak mampu. Demikian pula solat sambil berdiri, kalo tidak mampu bisa sambil duduk, kalo tidak mampu bisa sambil berbaring.

Adapun meninggalkan larangan itu mesti totalitas. Karena meninggalkan larangan itu tidak perlu kemampuan, hanya diperlukan kesabaran & tekad hati utk meninggalkannya. Mengerjakan larangan justru perlu usaha.

Meninggalkan minum khamr cukup dengan tidak meminumnya, tapi minum khamr mesti ada usaha, keluar modal, resiko over dosis dll. Meninggalkan judi cukup dengan meninggalkannya, tapi berjudi harus usaha, keluar uang, waktu, resiko ribut2 dll.

Begitulah yang diperintahkan Nabi kita yang mulia:

Laranganku untuk kalian maka jauhilah, perintaku untuk kalian maka kerjakanlah semampu kalian (HR Bukhari & Muslim)

Satu hal yang juga perlu dipahami sehingga kita enjoy menjalankan perintah & menjauhi larangan: perintah Allah mesti membawa maslahat bagi manusia baik maslahat full atau mayoritas, larangan Allah pasti berbahaya buat manusia baik bahaya full atau mayoritas.

Sumber: Ustadz Amrullah Akadhinta

Twitter IslamDiaries
IG @DiariesImage
FB Islam Diaries
Tube DiariesVision
Telegram Channel IslamDiaries

Berlangganan update artikel terbaru via email:

0 Response to "MENGERJAKAN PERINTAH & MENINGGALKAN LARANGAN"

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel