Jangan engkau jadikan ia amalan riya' atau sum'ah..

RASA TAKUT MENGHALANGINYA DARI
NERAKA



Dari Abu Hurairah radhiallhu 'anhu dari Nabi shalallhualaihiwasalam  bersabda,
"Seorang lelaki telah bermaksiat melampaui batas atas dirinya. Maka ketika maut mendatanginya, ia berwasiat kepada anak-anaknya,

Dan ia berkata,
‘Jika aku mati, bakarlah kemudian hancurkanlah aku, lalu tebarkanlah debuku pada angin di laut! Demi Allah, jika Rabbku Mahakuasa untuk membangkitkanku, pasti Dia akan mengadzabku dengan adzab yang belum pernah Dia timpakan kepada seorang pun.’
Kemudian mereka melaksanakannya.

Allah Ta'ala berfirman kepada bumi:
‘Keluarkan apa yang telah kamu ambil!’
Maka tiba-tiba ia bangkit berdiri.

Allah Ta'ala berfirman kepadanya:
‘Apa yang mendorongmu melakukan ini?’

Maka ia menjawab:
'Rasa takut kepada-Mu wahai Rabbku.’

Maka kemudian karena itulah Allah mengampuninya.”

Dan dalam riwayat lain, Rasulullahshalallhualaihiwasalam bersabda:
“Seorang lelaki yang belum pernah beramal kebaikan sedikit pun mengatakan bahwa bila ia mati, anak-anaknya diminta membakarnya dan menebarkan abunya, sebagian di darat dan sebagian di laut. Demi Allah, jika Allah kuasa untuk membangkitkannya, pasti Dia akan mengadzabnya dengan adzab yang belum pernah Dia timpakan kepada seorang pun di seluruh alam. Maka Allah memerintahkan laut agar mengumpulkan apa yang di laut, dan juga bumi untuk mengumpulkan apa yang di bumi, kemudian Dia berfirman: "Kenapa engkau melakukan itu?’ Dia menjawab: ‘Karena rasa takut pada-Mu sedangkan Engkau Maha Mengetahui". Maka kemudian Allah Ta'ala mengampuninya.”
[HR Al-Bukhari (3481) dan Muslim (2756)]

Dalam hadits lain dari Hadits Abu Hurairah radhiallhu 'anhu :
"Ada 7 golongan yang dinaungi dihari qiyamat, yang mana disitu tiada naungan selain naungan Allah.. Diantara mereka adalah orang yang mengingat Allah dikala sendiri kemudian menangis karena takut.."
[HR Al-Bukhari (3478) dan Muslim (2857)]

Ya Allah..
Mudahkan mata kami untuk basah mengingatmu dikala sunyi..

Jangan engkau jadikan ia amalan riya' atau sum'ah..

Amiin Ya robbal Alamin..


Ustadz Abu Riyadl Nurcholis Majid, Lc



•═════◎❅◎❦۩❁۩❦◎❅◎═════•


salamdakwahcom

Twitter IslamDiaries
IG @DiariesImage
FB Islam Diaries
Tube DiariesVision
Telegram Channel IslamDiaries

0 Response to "Jangan engkau jadikan ia amalan riya' atau sum'ah.."

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel